Viral Anak Bayi Diduga Dicovidkan Rumah Sakit saat Mau Operasi, Apa Ada Permainan?


TRIBUN-MEDAN.COM – Viral video memperlihatkan seorang anak bayi diduga dicovidkan rumah sakit saat mau operasi, sehingga membuat berang orang tua korban.

Dalam video amatir yang beredar, terdengar sang ibu marah besar terhadap pegawai rumah sakit tersebut.

“Tadi hasil rapid nya enggak tahu kapan di rapid dan kapan anti bodi, dibilangnya reaktif,” kata perekam video.

“Ternyata direktur RS ditelepon sama Wakil DPRD bapak Rajudin Sagala barulah anak ini sebelum masuk ruang operasi di swab antigen dan hasilnya negatif. Hasilnya sama seperti swab di Stella Maris, nah mereka ini berbohong,” ungkapnya.

Lebih lanjut, si orang tua menyebut saat anaknya diminta untuk dibawa pulang malah tidak dikasih sama pihak rumah sakit.

Karena tidak jadi di operasi hanya gara-gara selang infus untuk dibagian dekat tulang bahu.

“Kalau kalian anak kedokteran pasti kalian tahu. Dia bilang alasannya dirumah sakit ini tidak ada alat. Satupun dokter di RS ini tidak ada yang berani jumpai kami hanya untuk melepaskan alat dibadan anak ini,” ujarnya.

“Katanya telepon dokter dulu buk atau apa segala macam. Padahal sampai ruang operasi, dokter tidak ngapa-ngapain selama 2 jam. Hanya untuk keluar membilangkan ‘buk alat mausk selang infus dari bahu nya enggak ada buk ditempat kita,” urainya.

Masih kata si wanita perekam video, bahwa rumah sakit se Kota Medan banyak. Masa hanya gara-gara selang infus anak yang masih bayi tidak jadi dioperasi.

“Ya Allah Ya Robbi, tolong bantu kami. Tadi hasil tes rapid kami dipalsukan. Dibilang anak sekecil ini tidak dipegang oleh orang tuanya. Hanya suster yang pegang dibilang reaktif,” katanya.

“Sekarang setelah di swab hasilnya negatif, dibilang selang untuk infus dia disini. Kalau kalian anak kedokteran pasti tahu. Dibilang tidak ada dirumah sakit ini, luar biasa bukan,” pungkasnya.

Baca selengkapnya di www.tribun-medan.com

%d bloggers like this: